Pages

Senin, 14 Oktober 2013

Eksplanasi Ilmiah dan Ekplanasi Pedagogi


   Pengertian Eksplanasi Ilmiah dan Eksplanasi Pedagogi
Ø Eksplanasi ilmiah adalah eksplanasi yang disampaikan oleh para ilmuwan.
Ø Eksplanasi pedagogi adalah eksplanasi yang disampaikan oleh pendidik berupa hasil penelitian ilmiah para ilmuwan yang telah disesuaikan dengan perkembangan intelektual peserta didik.


  Fungsi Eksplanasi Ilmiah dan Eksplanasi Pedagogi
Ø Fungsi eksplanasi ilmiah adalah Sebagai sarana bagi para ilmuwan untuk mempublikasikan penemuannya.
(bisa berupa buku atau publikasi ilmiah dalam bentuk jurnal, makalah, dll). Subject matter inilah yang akan diajarkan kepada siswa di sekolah, agar subject matter ini mudah dipahami oleh siswa (accessible) dan mudah diajarkan oleh guru (teacheable), subject matter dengan ekplanasi ilmiah harus ditranfer terlebih dahulu menjadi ekplanasi pedagogi.

Ø Fungsi eksplanasi pedagogi adalah mempermudah bagi peserta didik untuk memahami pengetahuan-pengetahuan yang bersifat ilmiah.
Ada keistimewaan dalam penelitian pendidikan sains, keistimewaan ini dikarenakan pendidikan sains merupakan suatu ekplanasi pedagogi yang diberikan pengajar/penulis buku pelajaran kepada pembelajar berdasarkan kepada ekplanasi ilmiah para ilmuwan. Persoalan dalam pendidikan sains dan juga tugas dari guru/pembuat buku sains adalah bagaimana ekplanasi ilmiah para ilmuwan dapat dipahami dengan mudah oleh para siswa. Inilah yang acapkali jadi masalah, “konsep-konsep yang dikemukan ilmuwan terlalu abstrak sehingga siswa pun sulit memahaminya”.

Ekplanasi pedagogi menggabungkan ilmu pedagogi dan ilmu psikologi, sehingga subject matter sesuai dengan tingkat keterampilan berpikir siswa. Prasyarat utama yang harus diperhatikan oleh guru adalah ”ekplanasi pedagogi tidak bertentangan dengan ekplanasi ilmiah”. Jadi seorang guru harus menguasai materi yang diajarkan dengan baik melalui penyerapan terhadap materi yang dikemukakan oleh ilmuwan.

      Perbedaan Eksplanasi Ilmiah dan Eksplanasi Pedagogi
No.
Hal
Eksplanasi Ilmiah
Eksplanasi Pedagogi
1.
Subjek yang menyampaikan
Peneliti / Ilmuwan / Saintis
Pendidik
2.
Paradigma yang digunakan
Paradigma positivistik.
Paradigma ini memandang bahwa kebenaran diperoleh setelah hipotesis diverifikasi melalui eksperimen.
Paradigma naturalistik.
Paradigma ini memandang bahwa kebenaran diperoleh melalui observasi atau penelitian terhadap fenomena di lapangan (studi lapangan).
3.
Objek yang diteliti
Fenomena alam yang dipandang sebagai fragmen-fragmen yang dapat diisolasi dari lingkungannya. Yang diteliti disebut objek penelitian dan tidak ada saling ketergantungan
Persoalan manusia di masyarakat (termasuk komunitas pembelajaran di sekolah) yang bersifat mutltikausal dan kompleks. Yang diteliti disebut subyek penelitian bukan obyek penelitian.
4.
Metode penelitian
Kuantitatif dengan eksperimen di laboratorium
Kuantitatif tidak selalu harus eksperimen atau kualitatif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Sms Gratis

Game Hamster

ShoutMix