Pages

Senin, 14 Oktober 2013

Distribusi Frekuensi


Hasil pengukuran yang kita peroleh disebut dengan data mentah. Besarnya hasil pengukuran yang kita peroleh biasanya bervariasi. Apabila kita perhatikan data mentah tersebut, sangatlah sulit bagi kita untuk menarik kesimpulan yang berarti. Untuk memperoleh gambaran yang baik mengenai data tersebut, data mentah tersebut perlu di olah terlebih dahulu.
       Pada saat kita dihadapkan pada sekumpulan data yang banyak, seringkali membantu untuk mengatur dan merangkum data tersebut dengan membuat tabel yang berisi daftar nilai data yang mungkin berbeda (baik secara individu atau berdasarkan pengelompokkan) bersama dengan frekuensi yang sesuai, yang mewakili berapa kali nilai-nilai tersebut terjadi. Daftar sebaran nilai data tersebut dinamakan dengan Daftar Frekuensi atau Sebaran Frekuensi (Distribusi Frekuensi).

Pengertian Distribusi Frekuensi
Distribusi frekuensi adalah sejumlah data yang diurutkan dari data terkecil hingga data terbesar dimana banyaknya data tersebut dibagi ke dalam beberapa kelas dengan tujuan agar lebih mudah dibaca dan lebih sederhana. Perhatikan nilai ujian statistika untuk 80 orang mahasiswa berikut ini:
79
80
70
68
90
92
80
70
63
76
49
84
71
72
35
93
91
74
60
63
48
90
92
85
83
76
61
99
83
88
74
70
38
51
73
71
72
95
82
70
81
91
56
65
74
90
97
80
60
66
98
93
81
93
43
72
91
59
67
88
87
82
74
83
86
67
88
71
89
79
80
78
73
86
88
75
81
77
63
75

Data diatas sangatlah tidak jelas dan susah untuk dibaca, kita tidak bisa menentukan berapa siswa yang mendapat nilai antara 65 – 70, berapa % siswa yang mendapat nilai diatas 75, ataupun banyaknya siswa yang mendapat nilai kurang dari 60.
Oleh karena itu, dibuatlah tabel frekuensi atau distribusi frekuensi dengan cara mendistribusikan semua data ke dalam beberapa kelas atau interval lalu menentukan frekuensi kelasnya. Berikut ini penyajian data diatas ke dalam tabel frekuensi:
Tabel 3.1 Frekuensi Nilai Statistika
Nilai
Turus
Frekuensi
31 - 40
// 
2
41 - 50
/// 
3
51 - 60
 ////
5
61 - 70
//// //// //// 
14
71 - 80
//// //// //// //// //// 
24
81 - 90
//// //// //// //// 
20
91 - 100
//// //// // 
12
Jumlah
80
Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam tabel frekuensi adalah sebagai berikut.
     1.  Range atau Jangkauan
Range atau jangkauan adalah data terbesar dikurangi dengan data terkecil, yang dinotasikan dengan:
R = Xmaks - Xmin
Contoh Soal:
Range atau jangkauan dari data nilai statistika 80 orang mahasiswa diatas adalah ...
R = Xmaks - Xmin = 99 – 35 = 64

     2.  Banyaknya kelas
Banyaknya kelas biasa diambil paling sedikit 5 kelas dan paling banyak 15 kelas tergantung kebutuhan dan harus mencakup semua data yang diperoleh.
Jika jumlah kelas terlalu sedikit maka informasi yang disajikan tidaklah lengkap karena interval kelasnya besar sehingga variasi dari datanya hilang. Sebaliknya jika jumlah kelas terlalu banyak, maka perhitungan menjadi rumit dan bisa menimbulkan pola frekuensi yang kosong.
Ada suatu aturan yang ditetapkan oleh H.A. Strugess yang dikenal dengan aturan Struges, yakni sebagai berikut:
K = 1 + 3,3 log n
Keterangan:
K   = banyaknya kelas
n    = banyaknya data (frekuensi)
3,3 = konstanta
Contoh Soal:
Banyaknya kelas berdasarkan data nilai ujian statistika 80 orang mahasiswa adalah ...
K = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log 80 = 1 + 3,3 (1,9031) = 1 +  6,3 = 7,3
(dibulatkan menjadi 7). Sehingga banyaknya kelas adalah 7.

    3.  Interval Kelas
Interval kelas atau panjang kelas adalah besarnya jangkauan dibagi dengan banyaknya kelas, yang dapat dirumuskan dengan:
 
Keterangan:
P = panjang kelas (interval)
R = range (jangkauan)
K = banyaknya kelas
Contoh Soal:
Dari perhitungan yang telah kita peroleh sebelumnya mengenai data nilai statistika 80 orang mahasiswa, dimana jangkauannya (R) sebesar 64 dengan banyak kelas (K) adalah 7, maka intervalnya adalah ...
P = R / K = 64 / 7 = 9,14 (diambil 10 agar mencakup semua data yang ada).

     4.  Batas kelas
Batas kelas merupakan nilai-nilai ujung suatu kelas. Nilai ujung bawah kelas disebut batas bawah kelas, dan nilai ujung atas kelas disebut batas atas kelas.
Berdasarkan tabel 3.1 diatas, diketahui bahwa batas bawah dan batas atas kelasnya adalah sebagai berikut.
Batas bawah kelas: 31, 41, 51, 61, 71, 81, 91
Batas atas kelas: 40, 50, 60, 70, 80, 90, 100
  
5.    Titik Tengah Kelas
Titik tengah kelas merupakan nilai yang terletak di tengah-tengah interval kelas yang dianggap mewakili kelas tersebut. Nilai titik tengah suatu interval kelas ditentukan dengan rumus:
Titik tengah =
Maka, berdasarkan tabel 3.1 titik tengah masing-masing kelasnya adalah:
    Kelas kesatu :  = 35,5
    Kelas kedua :  = 45,5
    Kelas ketiga :  = 55,5
    Kelas keempat :  = 65,5
    Kelas kelima :  = 75,5
    Kelas keenam :  = 85,5
    Kelas ketujuh :  = 95,5


Tabel  Distribusi  Frekuensi
A.     Pengertian Tabel Distribusi Frekuensi
Tabel distribusi frekuensi merupakan penyajian data statistik dalam bentuk kolom dan baris yang menggambarkan pendistribusian angka-angka atau pembagian frekuensi dari variabel yang sedang diteliti. Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan tabel frekuensi berikut ini:
Tabel 3.2 Nilai Ujian Bahasa Inggris dari 30 siswa
Nilai
Frekuensi
6
4
7
5
8
11
9
8
10
2
Jumlah
30

Dari tabel 3.2  diatas, terlihat angka yang menunjukkan variabel, yaitu 6, 7, 8, 9 dan 10. Angka yang menunjukkan frekuensi, yaitu 4, 5, 11, 8 dan 2. Sedangkan angka yang menunjukkan jumlah frekuensinya adalah 30.
1.    Jenis Tabel Distribusi Frekuensi
Pada bagian ini, hanya akan dibahas 5 jenis tabel distribusi frekuensi, yakni sebagai berikut:
a.    Tabel Distribusi Frekuensi Data Tunggal
Memuat frekuensi data yang tidak dikelompokkan. Misalnya:

Tabel 3.3
Distribusi Umur Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas X
(Akhir Tahun 2011)
Umur (th)
Frekuensi
17
9
18
15
19
12
20
11
21
8
22
5
Jumlah
60

b.   Tabel Distribusi Frekuensi Data Kelompok
Memuat frekuensi data yang dikelompokkan ke dalam kelas-kelas yang berbeda. Misalnya:
Tabel 3.4
Distribusi Gaji Bulanan 135 Pegawai Di Daerah A
(dalam ribuan rupiah)
Gaji
Frekuensi
5.000 - 5.999
30
6.000 - 6.999
32
7.000 - 7.999
25
8.000 - 8.999
18
9.000 - 9.999
28
10.000 - 10.999
2
Jumlah
135
c.    Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif
Menyatakan frekuensi total yang ada di bawah batas bawah kelas atau disebut frekuensi kumulatif kurang dari, dan frekuensi total yang ada di atas atau sama dengan batas bawah kelas disebut frekuensi kumulatif lebih dari atau sama dengan.
Contoh Soal:
Dari data pada tabel 3.1 diatas, tentukan frekuensi kumulatif “kurang dari” dan frekuensi kumulatif “lebih dari” atau “sama dengan” !
Jawab:
Ø Frekuensi kumulatif “kurang dari”
Kelas
Frekuensi Kumulatif
< 31
0
< 41
2
< 51
5
< 61
10
< 71
24
< 81
48
< 91
68
< 101
80

Ø Frekuensi kumulatif “lebih dari” atau “sama dengan”
Kelas
Frekuensi Kumulatif
≥ 31
80
 ≥ 41
78
 ≥ 51
75
 ≥ 61
70
 ≥ 71
56
 ≥ 81
32
 ≥ 91
12
 ≥ 101
0
d.   Tabel Distribusi Frekuensi Relatif
Frekuensi relatif merupakan persentase perbandingan antara masing-masing frekuensi dengan jumlah keseluruhan frekuensinya.
Contoh Soal:
Dari tabel 3.1 diatas, tentukanlah frekuensi relatifnya !
Jawab:
Nilai
Frekuensi
Frekuensi relatif (%)
31 - 40
2
2,50
41 - 50
3
3,75
51 - 60
5
6,25
61 - 70
14
17,50
71 - 80
24
30,00
81 - 90
20
25,00
91 - 100
12
15,00
Jumlah
80
100
e.    Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Relatif
Frekuensi kumulatif relatif adalah hasil pembagian antara frekuensi kumulatif dan frekuensi total yang dikalikan seratus persen, atau dapat dinyatakan dengan rumus:
fkrel =   x 100 %
Keterangan:
fkrel = frekuensi kumulatif relatif
fk    = frekuensi kumulatif
∑f   = frekuensi total
Contoh Soal:
Perhatikan lagi tabel frekuensi kumulatif “kurang dari” dan “lebih dari” diatas, lalu tentukan frekuensi kumulatif relatifnya !
Kelas
fk “kurang dari”
fkrel
< 31
0
0
< 41
2
2,50
< 51
5
6,25
< 61
10
12,50
< 71
24
30,00
< 81
48
60,00
< 91
68
85,00
< 101
80
100,00

Kelas
fk “lebih dari”
fkrel
≥ 31
80
100,00
 ≥ 41
78
97,50
 ≥ 51
75
93,75
 ≥ 61
70
87,50
 ≥ 71
56
70,00
 ≥ 81
32
40,00
 ≥ 91
12
15,00
 ≥ 101
0
0

Membuat  Tabel  Distribusi  Frekuensi     
Contoh Soal :
Perhatikan data umur 100 orang laki-laki di bawah ini !
44
51
40
45
53
67
45
40
26
26
35
33
36
39
47
53
59
27
45
25
41
37
42
40
30
42
56
44
41
44
31
33
28
48
64
43
59
41
55
57
49
41
40
61
31
52
47
33
34
67
34
38
40
61
35
68
43
29
51
59
37
52
35
44
65
64
37
24
58
62
63
31
32
58
43
41
52
36
51
40
28
44
31
29
53
56
52
23
35
52
40
31
52
56
58
50
52
47
34
46

Dari data diatas, buatlah tabel distribusi frekuensinya!
Jawab:
1.      Jangkauan
R = Xmaks – Xmin = 68 – 23 = 45
2.      Banyaknya kelas
K = 1 + 3,3 log 100 = 1 + 3,3 (2) = 1 + 6,6 = 7,6 (dibulatkan menjadi 8)
3.      Panjang kelas
P = R / K = 45 / 8 = 5,6 (dibulatkan menjadi 6)
4.      Batas bawah kelas pertama = 22
Batas atas kelas pertama = 27
5.      Banyaknya data tiap kelas adalah:
Umur (th)
Turus
Frekuensi
22 - 27
//// //
7
28 - 33
//// //// ///
13
34 - 39
//// //// ////
14
40 - 45
//// //// //// //// ////
25
46 - 51
//// ////
10
52 - 57
//// //// ////
15
58 - 63
//// ////
10
64 - 69
//// /
6
Jumlah
100

6.      Distribusi frekuensinya adalah:
Umur (th)
Frekuensi
22-27
7
28-33
13
34-39
14
40-45
25
46-51
10
52-57
15
58-63
10
64-69
6
Jumlah
100

1 komentar:

  1. Betfred Casino - MapyRO
    The Betfred Casino is 광양 출장안마 a free 동두천 출장샵 and mobile betting site that accepts Canadian 나주 출장샵 players. The Betfred 강릉 출장안마 Casino has a great variety of games from the  Rating: 4.2 · ‎17 reviews · ‎Price range: Best price 태백 출장마사지 guarantee!

    BalasHapus

 

Sms Gratis

Game Hamster

ShoutMix